SMAN 1 TAMBAKBOYO

Jl. Raya Sobontoro - Tambakboyo - Tuban

Baca, Pahami, Lakukan, Sukses

SMATA Waspada, Mari Cegah Virus Corona

Selasa, 04 Februari 2020 ~ Oleh opsmata ~ Dilihat 368 Kali

Tambakboyo – Novel Coronavirus atau 2019-nCoV merupakan sejenis virus mematikan yang tengah menjadi perbincangan hangat di dunia saat ini. Virus ini menyebabkan sebuah penyakit yang mengakibatkan kematian dalam jangka waktu yang sangat singkat. Kasus ini terjadi tepatnya di kota Wuhan, Cina. Berawal dari Cina, Virus ini mewabah begitu cepat melalui interaksi manusia dan udara. Sehingga kondisi tersebut sangat meresahkan kesehatan masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

Oleh karena itu,  Senin, 3 Februari 2020,  SMA Negeri 1 Tambakboyo sebagai sekolah yang sigap dan waspada terhadap kesehatan peserta didiknya bekerja sama dengan Polsek Tambakboyo & Dinas Kesehatan Kab. Tuban untuk mengadakan sosialisasi wabah Virus Corona yang bertempat di SMA Negeri 1 Tambakboyo.

Dalam upacara bendera, Bapak Kapolsek Tambakboyo secara langsung menjadi pembina upacara. Dalam amanatnya, Beliau menyampaikan tentang antisipasi kenakalan remaja khususnya bagi para pelajar. Beliau sangat menghimbau agar siswa siswi SMAN 1 Tambakboyo jangan sampai terlibat dalam kasus tersebut dan selalu bisa menjadi siswa yang membanggakan orang tua berikut juga sekolah.

Setelah upacara usai dilanjutkan dengan sosialisasi tentang Virus Corona oleh Dokter Triani, dari Dinas Kesehatan Kab. Tuban. Bu Triani menyampaikan bahwa Novel Coronavirus di kabarkan muncul pada tahun 2019, di bulan Desember. Di kabarkan munculnya virus ini pertama kali muncul di China, tepatnya di daerah kota Wuhan. Munculnya Coronavirus ini banyak di temukan di daerah pasar binatang atau pasar unggas. Penularan penyakit akibat virus ini di prediksi penularan pertama kali berasal dari pasar tersebut. Kemudian mulai muncul banyak kasus dengan gejala demam, batuk dan sesak, di kabarkan lebih dari 300 kasus yang muncul di antaranya ada yang dalam kondisi kritis hingga meninggal dunia. Bahkan tenaga medis di wilayah kota Wuhan pun kewalahan, hingga ada salah satu dokter di sana yang terkena virus kemudian meninggal. Jika hal demikian sampai terjadi, maka bisa di katakan virus ini sangat berbahaya bagi kehidupan manusia. Kasus tentang Virus Corona ini sudah menyebar ke Thailand, Singapura, Korea Selatan, Jepang, serta wilayah-wilayah yang dekat dengan kota Wuhan. Bahkan kabar terbaru, sekitar 320 WNI sudah di pulangkan dari China, dan di observasi selama 14 hari di kepulauan Riau.

Beliau juga menambahkan bahwa Coronavirus masih bersaudara dengan penyebab virus SARS Coronavirus pada tahun 2003 di China serta MERS Coronavirus yang muncul di Arab Saudi. Kedua virus tersebut menyebabkan ratusan orang meninggal dunia. Kemudian pada akhir 2019 barulah muncul Novel Coronavirus, penyebabnya adalah jenis virus yang bernama Corona. Gejalanya tidak hanya demam dan batuk, yang paling membahayakan adalah muncul sesak. Sesak ini merupakan gejala dari Pneumonia. Akan tetapi, Pneumonia akibat Coronavirus ini, di duga menyebabka radang pada paru-paru yang menyebabkan fungsi paru-paru menurun, terjadi rongga-rongga, muncul cairan nanah dan lain-lain.

Selain penjelasan tentang munculnya gejala coronavirus, pada sosialisasi ini juga diajarkan tentang bagaimana cara pencegahan virus tersebut. Diantaranya dengan cara; berhati-hati jika menjalin kontak langsung dengan orang lain, memberlakukan perilaku hidup bersih dan sehat seperti mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menerapkan etika batuk/bersin yang benar, dan lain sebagainya.

Semua siswa SMA Negeri 1 Tambakboyo tampak sangat memperhatikan materi yang disosialisasikan di hari tersebut.  Setelah apa yang di sampaikan oleh Bu Triani, acara di lanjutkan dengan praktik cuci tangan yang baik dan benar. Salah satu siswi di minta untuk ke depan dan diajarkan cara mencuci tangan dengan di pandu oleh Bapak dari pihak Dinas Kesehatan yaitu Pak Ikhwan. Selain praktik mencuci tangan, di tunjukkan juga cara memakai masker yang benar. Menariknya,  Bapak Drs. Nuryono M.Si.  selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tambakboyo terlibat langsung dalam sosialisasi tersebut.

Acara tersebut pun berakhir dengan tertib sekitar pukul 08.30, semoga sosialisasi kali ini bisa membuat kita lebih waspada terhadap virus Corona juga  virus mematikan lainya.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT